Langsung ke konten utama

Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik

Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik
Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik.

Roti bundar yang tidak dibalik itu seperti kue serabi yang dipanggang hanya 1 sisi saja. Efraim (bangsa Israel) disebut seperti itu (Hosea 7:8) karena mereka telah mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa asing, sehingga Efraim menjadi 1/2 Israel dan 1/2 bangsa asing.

Israel sudah beruban banyak
Israel sudah beruban banyak.

Selanjutnya dalam Hosea 7:9 disebutkan bahwa Israel sudah beruban banyak, sudah tua dan lemah karena pengaruh bangsa asing. Tetapi ia sendiri tidak memperhatikan tanda ubannya dan mengira bahwa ia masih muda dan kuat seperti dahulu.

Efraim disebut telah menjadi merpati tolol dan tidak berakal
Efraim disebut telah menjadi merpati tolol dan tidak berakal.

Kemudian dalam Hosea 7:11, Efraim disebut telah menjadi merpati tolol dan tidak berakal karena ia plin plan. Pertama ia bersekutu dengan Mesir, tapi ia juga bersekutu dengan Asyur. Nabi Hosea melihat politik Israel ini sebagai bukti tidak percayanya mereka kepada Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? Apa arti nama mereka?

Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? - Tafsiran Wycliffe. Orang Babel memberi nama baru untuk Daniel dan teman-temannya. Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? Apa arti nama mereka?

Kereta ketiga oleh kuda putih, dan kereta keempat oleh kuda yang berbelang-belang.....

Zec 6:3 Kereta ketiga oleh kuda putih, dan kereta keempat oleh kuda yang berbelang-belang dan berloreng-loreng. Tafsiran untuk 2 warna ini adalah sebagai berikut: Warna putih untuk kuda penarik kereta ketiga melambangkan kemenangan dan kegembiraan, sedangkan warna belang-belang dan berloreng-loreng untuk kuda penarik kereta keempat mungkin melambangkan penyakit dan wabah.

Ayah makan buah mentah, gigi anaknya yang jadi ngilu

Tafsiran Wycliffe - Ayah makan buah mentah, gigi anaknya yang jadi ngilu. Dalam kitab Yeremia 31:29 dan Yehezkiel 18:2 ada amsal sindiran bahwa ayah yang makan buah mentah dan gigi anaknya yang jadi ngilu. Artinya anak menderita bukan karena perbuatannya, melainkan menderita karena perbuatan nenek moyangnya.