Langsung ke konten utama

Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? Apa arti nama mereka?

Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? - Tafsiran Wycliffe
Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? - Tafsiran Wycliffe.

Orang Babel memberi nama baru untuk Daniel dan teman-temannya. Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? Apa arti nama mereka?

Dibandingkan sekarang, pada masa itu nama orang lebih dihargai sebagai bagian dari identitas dan karakternya. Karena itu Daniel dan 3 temannya harus ganti nama supaya nama-nama mereka yang menghormati Allah harus diganti dengan nama yang menghormati dewa Babel.

Penggantian nama juga dilakukan supaya Daniel dengan 3 temannya harus dipisahkan dari agama dan budaya mereka, agar dapat mengikuti budaya dan kepercayaan orang Babel.

Arti dari nama Daniel dan 3 orang temannya baik nama lama maupun nama baru adalah sebagai berikut:

Arti nama lama dan baru Daniel dengan 3 temannya - Tafsiran Wycliffe
Arti nama lama dan baru Daniel dengan 3 temannya - Tafsiran Wycliffe.

Daniel artinya pemimpin / hakim milik Allah, sedangkan Beltsazar, nama barunya berarti pemimpin Bel untuk menghormati salah satu dewa Babel.

Hananya artinya belas kasihan YHVH, sedangkan Sadrakh, nama barunya mungkin berarti perintah dari aku (dewa bulan).

Misael artinya siapakah Allah? sedangkan Mesakh, nama barunya berarti siapakah seperti aku?

Azarya artinya yang ditolong YHVH / YHVH menolong, sedangkan Abednego, nama barunya mungkin berarti hamba Nebo.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Huruf T Pada Dahi Orang Yerusalem

Tafsiran Wycliffe Huruf T Pada Dahi Orang Yerusalem. Dalam dalam penglihatan ilahi, Yehezkiel yang diangkat dalam Roh ke Yerusalem melihat malaikat-malaikat yang harus menjalankan hukuman atas kota Yerusalem dan yang berpakaian lenan harus membuat tanda pada dahi orang-orang tertentu supaya tidak dihukum.

Anak Manusia dalam Kitab Yehezkiel dan Daniel

Tafsiran Wycliffe. Anak manusia yang ada dalam kitab Yehezkiel dan anak manusia yang ada dalam kitab Daniel itu berbeda. Yehezkiel dipanggil Allah sebagai anak manusia itu artinya manusia biasa, yang fana. Daniel sendiri dalam Daniel 8:17 juga disebut sebagai anak manusia.