Langsung ke konten utama

Orang asing dalam Kitab Yehezkiel 44

Orang asing dalam Kitab Yehezkiel 44 - Tafsiran Wycliffe
Orang asing dalam Kitab Yehezkiel 44 - Tafsiran Wycliffe.

Ezekiel 44:7 dan Ezekiel 44:8 tertulis bahwa Allah marah kepada orang Israel yang membiarkan orang-orang asing masuk dalam tempat kudusNya dan orang Israel tidak memelihara barang-barang kudus, tetapi mengangkat orang-orang asing untuk memelihara kewajibannya terhadap Allah.

Kenapa orang asing bisa berada dalam Bait Suci? Karena orang asing (budak-budak / tawanan perang) telah membantu dalam persembahan kurban, seperti Yosua memperlakukan orang Gibeon yang menipunya.

Allah melarang orang asing masuk Bait Suci - Tafsiran Wycliffe
Allah melarang orang asing masuk Bait Suci - Tafsiran Wycliffe.

Dan pada ayat 9, kita membaca bahwa Allah melarang setiap orang asing yang ada di tengah-tengah orang Israel untuk masuk Bait Suci. Mereka dikeluarkan karena tidak memenuhi syarat baik secara fisik (tidak sunat) maupun spiritual untuk berada di Tempat Kudus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? Apa arti nama mereka?

Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? - Tafsiran Wycliffe. Orang Babel memberi nama baru untuk Daniel dan teman-temannya. Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? Apa arti nama mereka?

Kereta ketiga oleh kuda putih, dan kereta keempat oleh kuda yang berbelang-belang.....

Zec 6:3 Kereta ketiga oleh kuda putih, dan kereta keempat oleh kuda yang berbelang-belang dan berloreng-loreng. Tafsiran untuk 2 warna ini adalah sebagai berikut: Warna putih untuk kuda penarik kereta ketiga melambangkan kemenangan dan kegembiraan, sedangkan warna belang-belang dan berloreng-loreng untuk kuda penarik kereta keempat mungkin melambangkan penyakit dan wabah.

Ayah makan buah mentah, gigi anaknya yang jadi ngilu

Tafsiran Wycliffe - Ayah makan buah mentah, gigi anaknya yang jadi ngilu. Dalam kitab Yeremia 31:29 dan Yehezkiel 18:2 ada amsal sindiran bahwa ayah yang makan buah mentah dan gigi anaknya yang jadi ngilu. Artinya anak menderita bukan karena perbuatannya, melainkan menderita karena perbuatan nenek moyangnya.