Langsung ke konten utama

Seseorang Yang Diurapi (Daniel 9)

Seseorang Yang Diurapi dalam Daniel 9:25 menurut banyak penafsir adalah Tuhan Yesus Kristus
Seseorang Yang Diurapi dalam Daniel 9:25.

Seseorang Yang Diurapi dalam Daniel 9:25 menurut banyak penafsir adalah Tuhan Yesus Kristus.

Yang diurapi dalam bahasa Ibrani adalah Messiah, dalam bahasa Yunani Christos, dalam bahasa Latin Christus yang darinya kita mendapat kata Kristus.

Kemudian dalam Daniel 9:26 mengatakan bahwa akan disingkirkan seorang yang telah diurapi (padahal tidak ada salahnya apa-apa) dan akan seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus.

Seseorang Yang Diurapi disingkirkan dan datanglah raja memusnahkan kota dan tempat kudus
Seseorang Yang Diurapi disingkirkan dan datanglah raja memusnahkan kota dan tempat kudus.

Menurut banyak tafsiran, Daniel 9:26 menunjuk peristiwa Golgota dan sekitar 40 tahun kemudian kota Yerusalem dihancurkan oleh bangsa Romawi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? Apa arti nama mereka?

Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? - Tafsiran Wycliffe. Orang Babel memberi nama baru untuk Daniel dan teman-temannya. Kenapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya harus ganti nama? Apa arti nama mereka?

Kereta ketiga oleh kuda putih, dan kereta keempat oleh kuda yang berbelang-belang.....

Zec 6:3 Kereta ketiga oleh kuda putih, dan kereta keempat oleh kuda yang berbelang-belang dan berloreng-loreng. Tafsiran untuk 2 warna ini adalah sebagai berikut: Warna putih untuk kuda penarik kereta ketiga melambangkan kemenangan dan kegembiraan, sedangkan warna belang-belang dan berloreng-loreng untuk kuda penarik kereta keempat mungkin melambangkan penyakit dan wabah.

Ayah makan buah mentah, gigi anaknya yang jadi ngilu

Tafsiran Wycliffe - Ayah makan buah mentah, gigi anaknya yang jadi ngilu. Dalam kitab Yeremia 31:29 dan Yehezkiel 18:2 ada amsal sindiran bahwa ayah yang makan buah mentah dan gigi anaknya yang jadi ngilu. Artinya anak menderita bukan karena perbuatannya, melainkan menderita karena perbuatan nenek moyangnya.