Langsung ke konten utama

Postingan

Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku

Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku. Firman Tuhan untuk Zerubabel dalam Zec 4:6 : Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku, firman TUHAN semesta alam .

Yosua mengenakan pakaian yang kotor

Yosua mengenakan pakaian yang kotor. Dalam Zec 3:3 disebutkan bahwa Imam Besar Yosua mengenakan pakaian yang kotor pada waktu berdiri di hadapan Malaikat . Artinya adalah keimaman dinodai oleh kotornya dosa. Jadi betapa tidak layaknya seorang imam mencoba berdiri di hadapan Malaikat Tuhan yang kudus.

TUHAN akan menjadikan Zerubabel bin Sealtiel seperti cincin meterai

TUHAN akan menjadikan Zerubabel bin Sealtiel seperti cincin meterai. Firman Tuhan dalam kitab Hagai ayat terakhir menyatakan bahwa: Pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Aku akan mengambil engkau, hai Zerubabel bin Sealtiel, hamba-Ku--demikianlah firman TUHAN--dan akan menjadikan engkau seperti cincin meterai; sebab engkaulah yang Kupilih, demikianlah firman TUHAN semesta alam.

Kekudusan tidak dapat ditularkan tetapi kenajisan bisa ditularkan

Yang mengajarkan Hukum Taurat kepada bangsa Israel adalah para Imam. Ketika para iman ditanya apakah akan menjadi kudus jika ada suatu makanan tersentuh oleh daging kudus, maka para imam menjawab tidak.

Zerubabel bin Sealtiel alias Sesbazar Bupati Yehuda

Zerubabel bin Sealtiel alias Sesbazar Bupati Yehuda. Bupati Yehuda Zerubabel bin Sealtiel dan Sesbazar merupakan 1 orang dengan 2 nama yang berbeda. Mari kita lihat kutipan ayat-ayat berikut ini yang di ambil dari kitab Hagai dan kitab Ezra.

Allah yang cemburu dan pembalas

Allah yang cemburu dan pembalas. Ketika Kitab Suci berbicara mengenai Allah yang cemburu, kata yang digunakan bukanlah dalam arti yang ditujukan kepada manusia. Kata cemburu di sini lebih berarti bahwa Tuhan sungguh-sungguh berusaha memelihara kekudusanNya serta pemerintahanNya yang adil di dunia.

Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe

Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe. Setelah nabi Yunus mendirikan pondok , maka tumbuhlah sebatang pohon jarak untuk menaunginya, namun itu hanya sehari, karena besoknya sudah layu. Sang nabi yang awalnya senang menjadi kesal kembali.